Tampilkan postingan dengan label mualaf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mualaf. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 September 2016

Nubuwwah Akhir Zaman Hingga Kiamat – Part 2


Akhir Zaman Muslimin Akan Berdamai Dengan Bangsa Rumawi
Oleh: Dzulqarnain



Peristiwa penting di akhir zaman adalah berdamainya (gencatan senjata) antara Romawi dengan Kaum Muslimin. Hal tersebut sebagaimana nubuwwah Rosulullah saw., :
Kalian akan shulh (mengadakan perjanjian damai, gencatan senjata) dengan Bangsa Romawi dengan perjanjian aman. Kemudian kalian dan mereka (Romawi) akan memerangi musuh di belakang kalian. Kalian akan dimenangkan Allah, dan meraih ghanimah dengan selamat. Setelah itu kalian (dan Romawi) berkumpul di Marj Dzi Tullul (sebuah dataran tinggi). Lantas seorang Salibis Romawi mengangkat salib sambil berteriak: “Hidup Salib!” Seorang mukmin kemudian marah dan mematahkan salib tersebut. Kemudian Romawi marah dan mengkhianati perjanjian, dan kaum muslimin bersatu melawan mereka. Saat itulah terjadi Al Malhamah Al Kubra.” [HR. Abu Dawud, 4292]

Hadits di atas secara jelas memaparkan kronologis hubungan Romawi dengan Kaum Muslimin di akhir zaman hingga terjadinya Al Malhamah Al Kubro.

Di hadits yang diriwayatkan oleh Nafi’ bin Utbah,

Rosulullah SAW., bersabda :

Kalian akan memerangi (menaklukkan/membebaskan) semenanjung Arab dan Allah SWT., akan menaklukkan-nya untuk kalian. Kemudian Parsi juga ditaklukkan Allah SWT., untuk kalian. Setelah itu Romawi pun juga ditaklukkan. Terakhir kalian akan memerangi dajjal, maka Allah memberikan kemenangan (bagi kalian) atas dajjal.” Nafi’ berkata, “Hai Jabir, ketahuilah bahwa kita tidak akan melihat dajjal muncul sebelum Romawi ditaklukkan terlebih dahulu."

Mengutip pendapat DR. Muhammad Ahmad Al-Mubayyadh dalam buku “Ensiklopedi Akhir Zaman” dikatakan :

…besar kemungkinan maksud penaklukkan Romawi ialah (mencakup) peperangan antara kaum Muslimin melawan Romawi di akhir zaman”.

Dalam bukunya tersebut, DR. Muhammad Ahmad Al-Mubayyadh mengatakan bahwa Romawi di akhir zaman adalah AS dan sekutu-sekutunya, adapun musuh bersama yang digempur (bersama umat Islam) adalah Yahudi Israel.

Kembali kepada perjanjian damai antara kaum Muslimin dengan Romawi, ternyata terjadi pasca penaklukkan Syam dan pengosongan Yastrib, sebagaimana penjelasan dari hadits berikut :

Dan periode keenam adalah perdamaian antara kalian (kaum muslimin) dengan Bani Ashfar (yaitu Romawi atau Eropa). Kemudian mereka akan berjalan (memerangi kalian) di atas 80 ghayah.” Aku (perawi hadits) bertanya: “Apa itu ghayah?” Beliau menjawab: “Yaitu bendera. Masing-masing bendera membawahi 12.000 pasukan. Perkemahan kaum muslimin ketika itu adalah di sebuah tempat yang bernama Ghuthah di kota yang bernama Damasykus.
[HR. Ahmad: 22860. Syaikh Syu’aib Al-Arna’uth dalam Tahqiq Musnad Ahmad berkata: “Isnadnya shahih menurut kriteria Muslim.”]


Riwayat di atas menunjukkan bahwa kaum Muslimin telah menguasai Damaskus saat “ash shulh” (perjanjian damai/gencatan senjata) dilaksanakan.

Adapun terkait dengan pengosongan Madinah (Yatsrib) diriwayatkan sebagai berikut :

Kemakmuran Baitul Maqdis diikuti dengan pengosongan Yatsrib. Pengosongan Yatsrib diikuti dengan Al Malhamah, Al Malhamah dengan Penaklukan Konstantin, Penaklukan Konstantin dengan keluarnya Dajjal. [HR. Abu Dawud 4294]

Dengan demikian, peristiwa menuju Al Malhamah Al Kubro akan melewati fase-fase berikut ini, wallahu’alam bis showab.

1. Penaklukan Jazirah,
2. Penaklukan Syam,
3. Pengosongan Madinah
4. Penaklukan Persia,
5. Al Malhamah Al Kubro (penaklukan Romawi)
6. Penaklukan Konstantin yang kedua
7. Kemunculan Dajjal.

Berdasarkan zhahir hadits yang dikutip di awal, yang pasti adalah bahwa peristiwa “ash shulh” dan memerangi “musuh dari belakang” terjadi beruntun, karena Rasul menggunakan kata “fa” yang maksudnya tidak ada jeda.

Sedangkan peristiwa Al Malhamah Al Kubro sendiri terjadi saat kaum muslimin pulang dari peperangan melawan “musuh dari belakang” tadi.

Artinya, jeda hanya terjadi sesaat seusai peperangan sebelum akhirnya kaum Muslimin pulang, dan Rasul tidak menceritakan adanya peristiwa besar yang lain sebelum terjadinya Al Malhamah Al Kubro.

Faktanya, pada saat peristiwa “ash shulh” dan Al Malhamah Al Kubro terjadi, kaum muslimin sudah memiliki benteng dan perkemahan di bumi Syam yang diberkahi. Artinya, bumi Syam sudah ditaklukan oleh kaum Muslimin, sebagaimana hadits berikut:

Perkemahan kaum muslimin pada hari Al Malhamah adalah di Ghouthah, dekat kota Damaskus, itulah sebaik-baik tempat bagi kaum muslimin pada hari itu. [Mustadrak Ala Shahihain Kitabul Fitan wal Malahim 8543]

Dengan kata lain, setelah Persia ditaklukan barulah kaum Muslimin menaklukan Syam, lalu mengadakan perjanjian dengan Romawi, lalu memerangi “pasukan dari belakang”, lalu terjadilah Al Malhamah Al Kubro, yaitu pertempuran besar-besaran antara Romawi melawan umat Islam dan akhirnya Romawi dapat ditaklukan dengan idzin Allah.

Adapun peristiwa Al Malhamah Al Kubro terjadi setelah Romawi mendatangi A’maq atau Dabiq, sebagaimana hadits :
Tidak akan terjadi kiamat sehingga bangsa Romawi sampai di A’maq atau Dabiq. Kedatangan mereka dihadapi oleh sebuah pasukan yang keluar dari kota Madinah yang merupakan penduduk bumi yang terbaik pada masa itu. Pada saat mereka telah berbaris, bangsa Romawi menggertak: “Biarkan kami masuk untuk membuat perhitungan dengan orang-orang kami yang kalian tawan!” Mendengar gertakan tersebut, kaum muslimin menjawab : “Demi Allah, kami tak akan membiarkan kalian mengusik saudara-saudara kami!”

Maka terjadilah peperangan antara kedua pasukan. Sepertiga pasukan Islam akan melarikan diri, maka Allah tidak akan mengampuni mereka selama-lamanya. Sepertiga pasukan Islam akan terbunuh, merekalah sebaik-baik syuhada. Sepertiga yang lainnya akan memperoleh kemenangan dan tidak akan terkena fitnah sedikitpun selamanya. Kemudian mereka menaklukan kota Konstantinopel. Ketika mereka tengah membagi-bagi harta rampasan perang dan telah menggantungkan pedang-pedang mereka pada pohon Zaitun, mendadak suara teriakan setan, “Sesungguhnya Al Masih Ad Dajjal telah menguasai keluarga kalian!”


Mereka pun bergegas pulang, namun ternyata berita itu bohong. Tatkala mereka telah sampai di Syam, barulah Dajjal muncul. Ketika mereka tengah mempersiapkan diri untuk berperang dan merapikan barisan, tiba-tiba datang waktu shalat. Pada saat itulah Nabi Isa bin Maryam turun. Ia memimpin mereka. Begitu melihat Nabi Isa, musuh Allah si Dajjal pun meleleh bagaikan garam yang mencair. Sekiranya ia membiarkannya, sudah tentu musuh Allah itu akan hancur leleh. Namun Allah membunuhnya melalui perantara Nabi Isa, sehingga beliau menunjukkan kepada kaum muslimin darah musuh Allah yang masih segar menempel di ujung tombaknya. [HR. Muslim 2897]

Hadits di atas menunjukkan bahwa kaum muslimin “menahan” sebagian orang Romawi yang disebut sebagai “saudara” oleh kaum muslimin. Para ulama menafsirkan bahwa mereka adalah orang Romawi yang telah masuk Islam dan tinggal bersama kaum muslimin di Syam.

Peristiwa ini mengingatkan kita akan peristiwa pasca shulhul Hudaybiyah, dimana orang-orang musyrikin Makkah memaksa mereka yang berhijrah ke Madinah setelah perjanjian disepakati, tidak diperkenankan dan dipaksa untuk pulang ke Makkah, walaupun akhirnya mereka tidak pulang ke Makkah.

Adapun yang terjadi di akhir zaman kelak, bahwa setelah kaum muslimin dan Romawi bersama-sama selesai memerangi “musuh dari belakang”, banyak di antara orang-orang Romawi yang lebih memilih tinggal di Syam (berislam). Hal ini membuat orang-orang Romawi geram dan menghendaki mereka untuk kembali (murtad), namun kaum muslimin melindunginya. Saat itulah Al Malhamah terjadi yang kemudian diikuti beberapa peristiwa sebagaimana yang diriwayatkan tersebut.

Berlanjut Disini
Nabi Isa As. Turun Untuk Membunuh Dajjal




Minggu, 28 Agustus 2016

Jerry D Gray - Konspirasi Yahudi dan Kaum Thogut [VIDEO]


Jerry D. Gray adalah seorang mualaf juga seorang Naturalisasi. Dia rela menanggalkan statusnya sebagai warga negara adidaya di abad ini (Amerika) yang notabenya adalah sebuah Negara impian bagi sebagian manusia di bumi ini, melihat dari taraf hidup warganya yang serba bekecukupan, fasilitas sebagai penunjang kehidupan yang lengkap, pendapatan tinggi penduduknya disetiap tahunnya, dan masih banyak keunggulan lain dibanding dengan negara kita. Tetapi itu semua tidak membuat seorang Jerry terpana dengan semua itu, justru ada hal-hal lain yang membuat dia muak berstatus sebagai Warga Negara Amerika.

Tidak banyak orang yang menyangka Jerry D. Gray, warga AS yang pernah menjadi prajurit angkatan udara negara adidaya itu, ternyata seorang mualaf yang tekun beribadah.

Bagi penulis sejumlah buku di antaranya “Deadly Mist”, “Demokrasi Barbar ala AS" dan “Dosa-dosa Media Amerika” itu, ketertarikan terhadap Islam dimulai justru dari tanah Arab tempat ajaran Islam itu sendiri pertama kali diturunkan kepada Rasul Allah SWT.

Beristrikan seorang perempuan Tasikmalaya dan dikaruniai seorang anak laki, Jerry menyatakan memiliki banyak kegiatan di Indonesia yang membuat dia makin betah yaitu memberikan pengajian, berbagi pengalaman dan menulis buku.





*Thogut: sesuatu yang disembah atau ditaati selain Allah Swt / yang melampaui batas.




Sabtu, 27 Agustus 2016

Belas Kasih Yang Kita Miliki Tak Terlewatkan Oleh Sang Pencipta [VIDEO]


Siapa sih yang tidak kenal Ustad Yusuf Estes...
Beliau adalah mantan Pendeta Kristen yang kemudian mendapat hidayah dari Allah SWT menjadi seorang muslimin. Beliau adalah sosok ustad yang fenomenal.

Ceramah beliau tentang "Belas kasih yang kita miliki tak terlewatkan oleh Sang Pencipta."
Lengkap dengan subtitle Indonesia.

Selamat menyaksikan





Selasa, 07 Juni 2016

Mantan Direktur NATO: Disalib dan Disiksa, Tuhan Seperti Tak Punya Kuasa


Tauhid yang murni di dalam Islam itulah yang akhirnya membuat Hoffman memeluk Islam. Keyakinannya semakin kuat ketika ia bertugas di Aljazair dan melihat betapa umat Islam Aljazair begitu sabar, kuat dan tabah menghadapi berbagai macam ujian dan cobaan dari umat lain. Sangat bertolak belakang dengan kepribadian masyarakat Barat yang rapuh.

Direktur NATO Masuk Islam - Namanya Wilfried Hoffman. Ia dilahirkan dalam keluarga Katholik Jerman pada 3 Juli 1931. Hoffman meraih gelar Doktor di bidang ilmu hukum dan yurisprodensi dari Universitas Munich, Jerman tahun 1957. Pada tahun 1983-1987, ia ditunjuk menjadi direktur informasi NATO di Brussels.

Jerman sangat mengenal Hoffman, karena setelah bertugas di NATO, ia diangkat menjadi diplomat (duta besar) Jerman untuk Aljazair tahun 1987 dan dubes di Maroko tahun 1990-1994. Karenanya, Jerman menjadi gempar seketika saat Hoffman menerbitkan buku yang berjudul Der Islam als Alternative (Islam sebagai Alternatif).

Jerman terkejut, ternyata salah satu putra terbaiknya telah memeluk Islam. Hoffman sebenarnya telah masuk Islam sejak lama, jauh sebelum bukunya dipublikasikan pada 1992. Ia masuk Islam bahkan sebelum bertugas ke Aljazair dan Maroko.

Bagaimana ia mendapatkan hidayah? Saat itu, Hoffman sangat prihatin pada dunia barat yang mulai kehilangan moral. Agama yang dulu dianutnya dirasakannya tak mampu mengobati rasa kekecewaan dan keprihatinannya akan kondisi tersebut.
Hoffman juga memiliki sejumlah pertanyaan teologi yang belum terjawab, terutama mengenai dosa warisan. Ia juga tidak puas dengan jawaban mengapa tuhan memiliki anak dan harus pasrah disiksa hingga mati di kayu salib.

Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak punya kuasa,” tegasnya.

Hoffman bahkan sempat “meragukan” keberadaan Tuhan. Ia lalu melakukan analisa terhadap karya-karya filsuf seperti Wittgenstein, Pascal, Swinburn, dan Kant, hingga akhirnya ia dengan yakin menemukan bahwa Tuhan itu ada. Jika Tuhan itu ada, bagaimana manusia berkomunikasi dengan-Nya?

Hoffman menemukan, jawabannya adalah wahyu. Maka ia pun membandingkan berbagai “wahyu” yang ada. Setelah membandingkan kitab suci Yahudi, Kristen dan Islam itulah Hoffman mendapati Islam-lah yang secara tegas menolak dosa warisan. Ia juga mendapati, dalam Islam seseorang langsung berdoa kepada Allah, bukan melalui perantara atau tuhan-tuhan lainnya.

Seorang Muslim hidup di dunia tanpa pendeta dan tanpa hierarki keagamaan; ketika berdoa, ia tidak berdoa melalui Yesus, Maria, atau orang-orang suci, tetapi langsung kepada Allah,”kata Hoffman.

"Saya menyaksikan kesabaran dan ketahanan orang-orang Aljazair dalam menghadapi penderitaan ekstrem, mereka sangat disiplin dan menjalankan puasa selama bulan Ramadhan, rasa percaya diri mereka sangat tinggi akan kemenangan yang akan diraih. Saya sangat salut dan bangga dengan sikap mereka," ujarnya.

Ketika keislamannya diketahui publik pasca terbitnya buku Der Islam als Alternative, media massa dan masyarakat Jerman serentak mencerca dan menggugat Hoffman.

Media massa sebesar Del Spigel pun turut mencercanya. Bahkan pada kesempatan berbeda, televisi Jerman men-shooting Hoffman saat ia sedang melaksanakan shalat di atas Sajadahnya, di kantor Duta Besar Jerman di Maroko, sambil dikomentari oleh sang reporter:
"Apakah logis jika Jerman berubah menjadi Negara Islam yang tunduk terhadap hukum Tuhan?"

Hoffman tersenyum mendengar komentar sang reporter. "Jika aku telah berhasil mengemukakan sesuatu, maka sesuatu itu adalah suatu realitas yang pedih." 

Artinya, lelaki yang menambah namanya dengan “Murad” (yang dicari) ini, paham bahwa keislamannya akan membuat warga Jerman marah. Namun ia sadar, segala sesuatu harus ia hadapi apapun resikonya.

Bagi Murad Wilfried Hoffman, demikian nama lengkapnya setelah menjadi Muslim, Islam adalah agama yang rasional dan maju.

1). Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.
2). Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3). Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan.
4). Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.

(Qs Al Ikhlas)

" Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara." ( QS 4:171 )

Ketua Pengarah NATO dari Jerman yg telah mengambil keputusan bijak memeluk Islam yang baginya adalah jawaban kenapa moral barat semakin sesat.



Kamis, 02 Juni 2016

Yusuf Estes - Tentang Kebenaran Islam [VIDEO]


Ustad Yusuf Estes...
Beliau adalah mantan Pendeta Kristen yang kemudian mendapat hidayah dari Allah SWT menjadi seorang muslimin. Beliau adalah sosok ustad yang fenomenal.
Kenapa fenomenal?
Ceramah beliau yang begitu kuat mampu memberi cahaya seorang non-muslim menjadi mualaf. Video ini saya kemas epic seperti film, ceramah beliau tentang "Tentang Kebenaran Islam."
Lengkap dengan subtitle Indonesia.

Selamat menyaksikan





Yusuf Estes - Siapa Yang Memiliki Atas Kasih Sayang? [VIDEO]


Siapa sih yang tidak kenal Ustad Yusuf Estes...
Beliau adalah mantan Pendeta Kristen yang kemudian mendapat hidayah dari Allah SWT menjadi seorang muslimin. Beliau adalah sosok ustad yang fenomenal.
Kenapa fenomenal?
Ceramah beliau yang begitu kuat mampu memberi cahaya seorang non-muslim menjadi mualaf. Video ini saya kemas epic seperti film, ceramah beliau tentang "Siapa Yang Memiliki Atas Kasih Sayang?" Lengkap dengan subtitle Indonesia.

Selamat menyaksikan

 


Senin, 08 Februari 2016

Yusuf Estes - Setiap Bayi Dilahirkan Dengan Fitrah Islam [Video]


Siapa sih yang tidak kenal Ustad Yusuf Estes...
Beliau adalah mantan Pendeta Kristen yang kemudian mendapat hidayah dari Allah SWT menjadi seorang muslimin. Beliau adalah sosok ustad yang fenomenal.
Kenapa fenomenal?
Ceramah beliau yang begitu kuat mampu memberi cahaya seorang non-muslim menjadi mualaf. Video ini saya kemas epic seperti film, ceramah beliau tentang "Setiap bayi dilahirkan dengan fitrah Islam." Lengkap dengan subtitle Indonesia.

Selamat menyaksikan

 



Senin, 18 Januari 2016

Ulama Fenomenal Dr.Zakir Naik dan Yusuf Estes [VIDEO]


Pertama ustad paling inteligen, menguasai kitab-kitab agama (Dr. Zakir Naik). Kedua mantan pendeta kristen berasal dari Amerika yang kemudian menjadi mualaf (Yusuf Estes). Melalui banyak perdebatan agama, beliau-beliau ini sanggup mereka patahkan dengan sangat mudah.

Begitu hebatnya membangkitkan ribuan mualaf dari belahan benua asia, eropa, barat ke jalan kebenaran. Mereka yang telah berubah (jadi mualaf) memiliki hati nyaman dan damai, jannah (surga) senantiasa akan menanti. Mengawali tahun akhir zaman ini akan terus bertambah.


VIDEO EPIC MOMENT DR. ZAKIR NAIK dan YUSUF ESTES
Dalam video bahasa Inggris disertai teks bahasa Indonesia.



Jika anda seorang muslim lalu kemudian anda memilih menjadi murtad, anda berarti bodoh. Anda telah meremehkan rahmat dari Allah s.w.t. Banyak orang yang menutup mata, hati dan telinga yang dianugerahkan oleh Tuhan. Hidayah akan datang jika anda memahami asal kebenaran.

Sabtu, 20 Juni 2015

Tyrese Gibson bintang Fast & Furious Masuk Islam



Akhir-akhir ini kita sedang dihebohkan dengan berita murtadnya seorang artis lokal (Nasional) yang bernama Lukman Sardi. Tapi tahukah anda? salah seorang artis Internasional yang memeran sebagai karakter Roman Parce di Fast & Furious dengan nama asli Tyrese Darnell Gibson masuk Islam?. Tentu saja artis lokal tidak ada efek yang berarti dibandingannya dengan artis Internasional.

Seperti yang saya kutip dari merdeka.com.  Aktor senior Lukman Sardi mengaku telah berpindah agama. Lukman yang diketahui sebelumnya beragama Islam.
"Saya lebih memilih menjadi percaya, sekitar 6 tahun lalu," kata Lukman dalam kesaksiannya di GBI Ecclesia.

Kesaksian Lukman Sardi ini diunggah ke Youtube oleh akun Ikka LyFrans 24 Mei 2015 lalu. Lukman menegaskan, dia pindah agama ini tidak ada tekanan, termasuk dari istrinya.
Saya sendiri mengenal Lukman Sardi ini ketika ia memainkan lakonnya sebagai KH. Ahmad Dahlan dalam film Sang Pencerah.
Perpindahan atau murtadnya Lukman Sardi tidak berefek apa-apa bagi ummat Islam. Bahkan para fans-nya setelah mengetahui berita itu mereka berbondong-bondong meninggalkannya.

Adapun berita paling heboh se-manca negara adalah. Tyrese Darnell Gibson, pemeran Roman Parce pada film terlaris di dunia yang baru-baru ini dirilis seri ke 7-nya Fast & Furious masuk Islam.

Seperti yang disampaikan The Deen Show. Tyrese Darnell Gibson sangat terpukul pasca kewafatan sahabat dekatnya Paul Walker dalam satu kecelakaan. Mobil Porsche yang ditumpanginya tiba-tiba lepas kendali dan menabrak pohon, Sabtu (30/11) waktu setempat, di California, Amerika Serikat. Mobil sport warna merah itu langsung terbakar.
Dan karena duka yang sangat mendalam, akhirnya ia menghibur diri untuk sementara waktu di Dubai. Disana bersama kawan spritualnya ia merasakan kedamaian.Pada sebuah foto juga memperlihatkan ia bersama Maxwell (musician) dan Will Smith (actor). Will Smith sendiri yang saya kenal sebagai pemeran James Darrell Edwards / Agent J dalam Men in Black dikabarkan sudah terlebih dahulu menjadi mualaf.

Ternyata hidayah juga menyapanya dari sebuah short movie besutan Talk Islam dengan judul The Purpose Of Life yang diunggah oleh The Daily Reminder dengan jumlah view 896.890 dan sudah menyadarkan ratusan ummat manusia. Short movie ini juga berjudul Meaning Of Life pada kanal resminya Talk Islam. Video inilah yang kemudian membuat Tyrese 'kembali hidup' dan kembali tersenyum sebagaimana kicauanya pada jagat twitter dengan akunya @tyrese, "this gave me life...".



Kisah keIslaman Tyrese Gibson juga diulas pada acara The Deen Show. Dalam video tampak sepulangnya dari Dubai di rumahnya sendiri LA Amerika Serikat tampak ia masih menggunakan baju jubah khas Muslim, ia mengatakan bahwa bahwa sepulangnya dari sana ia telah merubah hidupnya selamanya (I've change my life forever). Ia juga mengungkapkan telah belajar banyak sepulang dari Dubai.

Beberapa hari kemudian Tyrese mengunggah video di akun sosial media. Dengan skeptis dalam video itu ia menanyakan "if you catolic, budhist, jewis what ever your religion preverences" lihatlah, ia tidak menyebutkan Muslim dan bukankah Muslim salah satu agama yang setara eksisnya dengan katolik, budha, dan yahudi?. Ia menanyakan apakah Injil itu kitab terakhir?. Berikut videonya yang diulas oleh John Fontain.

Tyrese Gibson sebelumnya beragama Kristen Katolik. Banyak tokoh-tokoh kulit hitam Amerika yang kemudian mendapat hidayah dibawah naungan Islam. Seperti Malcom X yang hidup dimasa kulit hitam didiskriminasi. Hidayah menyapa saat ia pergi haji dan melihat bagaimana kulit putih dan hitam disatukan tanpa ada pembedaan. Kemudian diikuti Cassius Clay yang dikenal Muhammad Ali sang legenda Tinju yang dibangga-banggakan Amerika. Kemudian Mike Tyson yang menjadi Muslim selepas keluar dari penjara dan merubah 360 derajat hidupnya. Dikabarkan juga tak ketinggalan juga Will Smith yang kagum dengan Muhammad Ali setelah menyelesaikan film biografi Muhammad Ali.


Senin, 08 Desember 2014

Matahari Terbit Dari Barat Dibenarkan Ilmuwan Fisika



"Ilmuwan Fisika Ukraina Masuk Islam Karena Membuktikan Kebenaran Al-qur’an Bahwa Putaran Poros Bumi Bisa Berbalik Arah.."

Demitri Bolykov, seorang ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah, mengatakan bahwa pintu masuk ke Islamannya adalah fisika. Sungguh suatu yang sangat ilmiah, bagaimanakah fisika bisa mendorong Demitri Bolyakov masuk Islam? Demitri mengatakan bahwa ia tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika.

Mereka sedang dalam penelitian terhadap sebuah sempel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori moderen yang menjelaskan tentang perputaran bumi dan porosnya. Mereka berhasil menetapkan teori tersebut. Akan tetapi Dimetri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalam sebuah hadis dari nabi saw yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk inti akidah mereka yang menguatkan keharusan teori tersebut ada, sesuai dengan hasil yang dicapainya. Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang umurnya lebih dari 1.400 tahun yang lalu sebagai sumber satu-satunya yang mungkin hanyalah pencipta alam semesta ini.

Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinov merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam mentafsirkan fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sampel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan, ditempatkan pada badan bermagnit yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.

Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya fenomena ini dinamakan “Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika”. Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.

Pada tingkat realita di alam ini, daya matahari merupakan “kekuatan penggerak” yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung. Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun. Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak. Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan terbit (keluar) dari Barat.

Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ini tidak didapati Demitri dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil riset dan percobaan serta penelitian. Ketika ia menganalisa kitab-kitab samawi lintas agama, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk kepada informasi tersebut selain dari Islam. Ia mendapati informasi tersebut dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Huarirah, bahwasanya Rasulullah saw bersabda, ”Siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari Barat, maka Allah akan menerima Taubatnya.” (dari kitab Islam wa Qishshah).


Kebenaran ajaran Islam terus-menerus dibuktikan oleh penemuan demi penemuan ilmu pengetahuan. 1.400 tahun yang lalu, Rasulullah SAW sudah menyatakan dalam haditsnya bahwa kelak matahari akan terbit dari Barat sebagai bukti keagungan Allah SWT dan ciri-ciri kiamat sudah semakin dekat:

“Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” 
(Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah).

Minggu, 26 Oktober 2014

Jangan mempermainkan kata "Insya Allah"




Ini sebuah kisah dari ustad Felix Siauw yang perlu diperhatikan. Oh ya, Felix Siauw adalah orang Indonesia keturunan Tiong Hoa yang beragama muslim. Beliau adalah muallaf dan juga adalah pendakwah dan penulis buku Islam. Saya kagum kepada beliau dan pantas saya nobatkan sebagai panutan yang terbaik dalam menegakkan tauhid. Muallaf paling keren dan cerdas!

Mari kita dengarkan curahan hati ustad Felix Siauw.....

Saya mau cerita, boleh nggak?
Kalo nggak boleh saya cerita juga sih hehe.. Begini ceritanya, kemarin saya landing di CGK airport JKT, udah tau kan. Nungguin bagasi di CGK itu sekarang lamanyaa..! Padahal udah janji mau bawa @ummualila dan anak-anak ke dunia permainan. Padahal jadwal landing juga udah telat 3 jam, karena delay flight dari Malang. Harusnya sampe jam 12.30 ini sudah jam 15.00, wah...

Akhirnya punya ide, pergi ke Lost & Found, bilang sama petugasnya "Mas, saya mau nitip bagasi yah, nanti jam 9 malem saya ambil". Masnya menyambut baik, lalu anterin saya ke petugas pencatat, mbak berkerudung yang terlihat sibuk dan saya sampaikan lagi maksud saya.
Mbaknya nanya sambil nulis "Nama.. hape.. jam berapa datang..?"
"felix siauw mbak, hape 0813XXXXXXXX, jam 9 insyaAllah kesini lagi"

Mendengar saya bilang 'insyaAllah' mbaknya agak ketus bilang "jangan insyaAllah dong! yang pasti" dengan tatapan tajam ke saya. Agak dikit kesel, tapi masih mikir (ah sudahlah, mungkin dia lelah :D)
"Lho kok saya nggak boleh insyaAllah sih? saya kan Muslim mbak?"
"Dunia ini mana ada yang pasti, seorang Muslim bilang 'InsyaAllah' itu artinya melibatkan Allah dalam semua hal". Mbaknya nunduk aja. Pingin saya terusin nanti malah jadi ceramah hehe.. Padahal istri-anak udah nunggu. Ya sudah saya ucapin makasih dan meluncur.

Ada 2 poin yang pingin saya sampaikan pada tweeps.
Poin pertama, inilah masyarakat kita, kalo ngomong 'InsyaAllah' nggak serius, nggak paham.
"Bro, dateng ke pengajian ya besok"
"InsyaAllah ya bro!" (padahal gak niat dateng) jadi orang pahamnya 'InsyaAllah' itu nggak pasti
Jadi berkuranglah makna 'insyaAllah', yang harusnya maknanya "jika Allah menghendaki"
insyaAllah yang artinya "pasti". Hanya saja etika dalam Islam, kita nggak boleh mendahului Allah, kita akui ketergantungan kita pada Allah maka kita ucap 'InsyaAllah'. Ini poin pertama, 'insyaAllah' yang disalahgunakan, maka jadi nggak bermakna kalo nggak mau ya bilang aja, jangan pake 'insyaAllah'.

Poin kedua, banyak yang sudah berpikir sekuler, Allah hanya boleh disebut di Masjid, di Taklim, sementara di kantor jangan bawa Allah. Jadi kesannya bilang 'insyaAllah', atau kerja diawali doa, itu nggak profesional padahal seharusnya begitulah seorang Muslim. Perkara banyak yang menyalahgunakan 'InsyaAllah', ya itu tugas kita memperbaikinya bukan malah tidak menggunakan kata 'InsyaAllah'. Hobinya liberal kan gitu, standar ganda. Di Masjid boleh pake hukum Allah, di negara nggak boleh. Jangan ikut-ikutan ya.. 
"Jangan bawa agama dalam negara"
"Jangan bawa-bawa agama dalam resensi film" wajar aja, yang ngomong begini, baginya agama sampingan.

Nah, nah, jadi banggalah jadi Muslim, karena Allah Yang Maha Tinggi yang menjadikan Islam tinggi semoga kita cukup dengan Islam bangga jadi Muslim, karena itu yang kasih kita kesempatan dapet ridha Allah bukan bangga sama yang lain, apalagi ikut-ikutan liberal. Islam itu agama untuk semua orang, semua urusan, dimanapun urusannya jangan pilah-pilih, jangan sekuler-liberal, Islam ya Islam aja yang lain boleh dibaca dan dipelajari tapi yang harus diyakini, dibaca, dipelajari, dipahami dan diamalkan, hanya Islam aja.

Alhamdulillah, saya dilahirkan bukan Muslim lalu mengenal Islam karenanya bisa tahu Islam itu sempurna, karena sudah membandingkanDoain ya, semoga saya istiqamah, dan kita semua istiqamah doain juga yang masih belum bangga sama Islam, jadi bangga sama Islam.

Sabtu, 21 Juni 2014

Siapa itu Yahweh? Trinitas?


TAK TERELAKKAN ! Mengupas masalah siapa Yahweh dan Trinitas. Ust. Insan LS Mokoginta menjelaskan sangat detail betapa lemahnya kitab Injil perjanjian baru. Mari kita lihat, dengarkan, renungkan dan tanggapi tidak dengan emosi tetapi tanggapi dengan LOGIKA. Saya percaya dan yakin pengunjung bloger adalah orang yang cerdas.
Selamat menyaksikan video Debat Agama Islam vs Kristen di BPPT Jakarta.



VIDEO KLIK dan PLAY



Insya allah kalian akan mendapat hidayah.

Jumat, 20 Juni 2014

Siapakah Yesus? Tuhan atau Nabi?


Video ini menjelaskan betapa lemahnya kitab Injil sehingga orang Kristen (Ust. Insan LS Mokoginta) menjadi muallaf. Saya pernah memposting hal yang sama yaitu Olivia Wijaya menjelaskan tentang trinitas.
Mari kita lihat, dengarkan, renungkan dan tanggapi tidak dengan emosi tetapi tanggapi dengan LOGIKA. Saya percaya pengunjung bloger adalah orang yang cerdas.
Selamat menyaksikan video Debat Spektakuler Muallaf VS Pendeta

VIDEO KLIK dan PLAY

Senin, 05 Mei 2014

Mualaf Berbagi WM Solo




“Allah Tuhan Yang Maha Esa menjelaskan bahwa dalam setiap yang bertumbuh di bumi ternyata ada hak orang lain yang harus kita tunaikan pada hari memanennya, bahkan dalam harta yang kita cintaipun disitu ada hak orang-orang miskin yang meminta dan yang tidak meminta”Qs. Al An’am : 141


Salam Sejahtera,
Al Hamdulillah telah hadir di Solo sebuah program bernama Waroeng Murah wong solo “ayo berbuat baik!” bertujuan memberikan bantuan berupa makanan sehat (makanan lokal, menggunakan karet, bebas dari 3P –Pewarna, Pengawet, Perasa- terhindar dari Mikroba baik kimia maupun biologi)  seharga hanya Rp. 2.000;/Porsi  dengan Biaya produksi untuk setiap porsi makanan mencapai Rp. 7.000 – 8.000, Uang penjualan senilai Rp. 2,000 itu digunakan untuk keperluan operasional Warung Murah seperti biaya transportasi, gaji pegawai, perawatan mobil dan sebagainya.
Adapun selisih biaya sebesar Rp. 6,000 itu didapatkan melalui sedekah dari para sahabat Warung Murah. Ada yang memberikan sedekah seharga 5 porsi, 10 porsi hingga 60 porsi setiap harinya. Jumlah tidak menjadi patokan, yang penting adalah sedekah konsisten sesuai kesanggupan masing – masing. Didedikasikan untuk masyarakat pra – Sejahtera di sekitar soloraya khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya, mudah-mudahan program ini memberikan energi positif kepada makhluk Allah Tuhan Yang Maha Esa yang hidup di bawah standar kesejahteraan umum.


Info lengkap situs kami http://waroengmurahsolo.com


VIDEO KLIK dan PLAY


MOTTO
“Bersama berbagi membangun negeri menuju negeri damai sejahtera, dan Tuhan yang Pengampun”


Selasa, 15 Oktober 2013

Perjalanan atheis Inggris menemukan Islam


Sekitar 5.000 orang Inggris memeluk Islam setiap tahunnya - dan kebanyakan dari mereka adalah para wanita berpendidikanGuardian pada Jum’at (11/10/2013) memaparkan pengalaman seorang atheis wanita Inggris yang akhirnya memeluk Islam dan merasakan ketenangan setelahnya.
Berikut adalah kesaksian Ioni Sullivan (37), seorang mualaf yang berasal dari Sussex Timur, Inggris.

Saya telah menikah dengan seorang Muslim dan memiliki dua orang anak. Kami tinggal di Lewes, di mana saat ini saya mungkin merupakan satu-satunya wanita berkerudung di desa ini.
Saya dilahirkan dan dibesarkan di sebuah keluarga kelas menengah, yang berhaluan kiri, dan atheis. Ayah saya adalah seorang profesor, dan ibu saya adalah seorang guru. Setelah saya menyelesaikan Master (M.Phil) saya di Cambridge pada tahun 2000, saya bekerja di Mesir, Yordania, Palestina dan Israel.
Pada waktu itu, saya memiliki pandangan yang cukup stereotip tentang Islam. Tetapi saya kemudian merasa sangat terkesan dengan kekuatan umat Islam yang berasal dari iman mereka. Di tengah ujian hidup, hampir setiap orang Islam yang saya temui tampaknya menjalani hidup mereka dengan ketenangan dan keseimbangan yang sangat berbeda dengan orang-orang yang saya temui sebelumnya.
Pada tahun 2001, saya jatuh cinta dan menikah dengan seorang Muslim Yordania. Dia bukanlah orang yang cukup mempraktekkan Islam dalam kehidupannya. Pada awalnya kami hidup dengan gaya hidup sangat Barat, pergi ke bar dan klub. Tetapi pada waktu itu saya juga mulai kursus bahasa Arab dan mempelajari salinan terjemahan Al-Qur’an berbahasa Inggris.
Saya mendapati diri saya tengah membaca sebuah kitab yang menyatakan bukti adanya Tuhan terdapat dalam keindahan yang tak terbatas dan keseimbangan penciptaan semesta. Al-Qur’an bukanlah sesuatu yang meminta saya untuk mempercayai bahwa Tuhan itu mengatur dunia dengan berwujud dan bertingkah laku seperti manusia. Saya tidak membutuhkan seorang pendeta untuk memberkati saya atau sebuah tempat suci khusus untuk berdoa.
Lalu saya mulai giat mencari tahu ibadah Islam lainnya: puasa, zakat wajib, ilmu adabSaya pun berhenti menganggap semua itu sebagai pembatasan kebebasan pribadi. Dan saya mulai menyadari bahwa semua itu merupakan cara-cara bagi manusia untuk mencapai pengendalian diri.
Dalam hati saya, saya mulai mempertimbangkan untuk menjadi seorang Muslim, tetapi saat itu saya belum merasa perlu untuk mengumumkannya. Ada bagian dari diri saya yang mencoba untuk menghindari konflik dengan keluarga dan teman-teman saya.
Pada akhirnya, kerudunglah yang mengenalkan saya [sebagai seorang Muslimah] kepada masyarakat yang lebih luas: saya mulai merasa bahwa saya tidak bersikap jujur ​​kepada diri sendiri jika saya tidak mengenakan kerudung.
Ternyata ini bukan hanya mendatangkan beberapa gesekan, namun juga mengundang humor: orang-orang terus bertanya dengan suara lirih, menduga-duga bahwa saya [mengenakan kerudung lantaran] menderita kanker.
Bagaimanapun saya takjub mendapati semua hubungan berharga yang saya miliki tetap terjaga.


Sumber